๐Ÿ’ป
๐Ÿ’ป
Teknologi9 min baca

7 Peralatan dan Gadget Work from Anywhere Terbaik

Rekomendasi peralatan dan gadget terbaik untuk Work from Anywhere agar produktivitas tetap optimal di mana saja, dari laptop stand hingga power bank.

Tim BerbagiTips.IDยท

Tren Work from Anywhere (WFA) terus meningkat pesat di Indonesia. Bukan lagi sekadar Work from Home, kini banyak profesional muda yang memilih bekerja dari kafe, coworking space, bahkan dari destinasi wisata. Kemenparekraf sendiri sudah meluncurkan program Work from Bali yang menarik perhatian digital nomad dari seluruh dunia. Bahkan beberapa perusahaan teknologi besar di Indonesia mulai menerapkan kebijakan WFA permanen bagi karyawannya.

7 Peralatan dan Gadget Work from Anywhere Terbaik

Namun, bekerja dari mana saja bukan tanpa tantangan. Koneksi internet yang tidak stabil, meja kerja yang tidak ergonomis, kebisingan di tempat umum, dan baterai laptop yang cepat habis bisa mengganggu produktivitas. Kabar baiknya, semua masalah itu bisa diatasi dengan peralatan yang tepat.

Berikut 7 peralatan dan gadget terbaik yang wajib dimiliki Sobat Berbagi yang menjalani gaya hidup Work from Anywhere.

1. Laptop Stand Portable

Salah satu keluhan terbesar pekerja WFA adalah sakit leher dan punggung. Penyebabnya sederhana: posisi layar laptop yang terlalu rendah memaksa kamu menunduk berjam-jam. Laptop stand portable adalah solusi paling efektif dan terjangkau untuk masalah ini.

Laptop stand portable aluminium yang bisa dilipat dan dibawa ke mana saja

Laptop stand mengangkat posisi layar sejajar dengan mata sehingga postur tubuh tetap tegak. Pilih laptop stand yang terbuat dari aluminium karena ringan, kokoh, dan memiliki ventilasi untuk menjaga suhu laptop tetap dingin. Beberapa merek populer seperti Nulaxy, MOFT, dan Nillkin menawarkan desain yang sangat tipis saat dilipat, sehingga mudah masuk ke dalam tas.

Harga laptop stand portable berkualitas berkisar antara Rp150.000 hingga Rp500.000. Investasi kecil yang dampaknya sangat besar untuk kesehatan jangka panjang. Jika Sobat Berbagi sering bekerja lebih dari 4 jam per hari di laptop, gadget ini bukan lagi opsional, melainkan kebutuhan.

Tips memilih: Pastikan laptop stand bisa menopang berat laptopmu dan memiliki sudut kemiringan yang bisa diatur. Beberapa model bahkan dilengkapi alas anti-selip agar laptop tidak mudah bergeser.

2. Noise Cancelling Headphone

Bekerja di kafe atau coworking space berarti harus siap menghadapi berbagai gangguan suara, mulai dari musik latar, percakapan orang lain, hingga suara mesin kopi. Noise cancelling headphone adalah penyelamat produktivitas di situasi seperti ini.

Headphone noise cancelling over-ear berwarna hitam diletakkan di atas meja kerja

Teknologi Active Noise Cancellation (ANC) bekerja dengan mendeteksi suara bising di sekitar lalu menghasilkan gelombang suara berlawanan untuk menetralkannya. Hasilnya, kamu bisa fokus bekerja seolah berada di ruangan sunyi meskipun sedang duduk di kafe ramai.

Untuk pilihan premium, Sony WH-1000XM5 dan Apple AirPods Max masih menjadi standar emas di tahun 2026. Keduanya menawarkan kualitas ANC terbaik di kelasnya dengan kenyamanan pemakaian yang luar biasa bahkan untuk sesi panjang. Jika budget terbatas, JBL Tune 770NC dan Edifier W820NB menawarkan performa ANC yang sangat baik di kisaran harga Rp800.000 hingga Rp1.500.000.

Selain untuk fokus kerja, noise cancelling headphone juga sangat penting saat meeting online. Fitur noise cancelling pada mikrofon memastikan suaramu terdengar jernih oleh lawan bicara tanpa terganggu kebisingan latar.

Tips memilih: Pertimbangkan daya tahan baterai (minimal 20 jam), kenyamanan bantalan telinga, dan apakah headphone mendukung multipoint connection sehingga bisa tersambung ke laptop dan HP secara bersamaan.

3. Portable Monitor

Bagi yang terbiasa bekerja dengan dual monitor di kantor, beralih ke layar laptop 13 atau 14 inci saja bisa terasa sangat sempit. Portable monitor adalah solusi cerdas untuk menambah ruang layar tanpa mengorbankan mobilitas.

Monitor portable 15 inci tipis digunakan sebagai layar tambahan di samping laptop

Portable monitor modern memiliki ukuran 13 hingga 17 inci dengan ketebalan hanya beberapa milimeter. Kebanyakan sudah menggunakan koneksi USB-C sehingga cukup satu kabel untuk display sekaligus daya. Beberapa merek populer seperti ASUS ZenScreen, Lenovo ThinkVision, dan UPERFECT menawarkan resolusi Full HD hingga 4K dengan panel IPS yang jernih.

Keuntungan menggunakan dual screen sangat signifikan untuk produktivitas. Sobat Berbagi bisa membuka referensi di satu layar sambil mengetik di layar lainnya, atau memantau dashboard di layar kedua saat mengerjakan tugas utama. Riset menunjukkan bahwa penggunaan dual monitor bisa meningkatkan produktivitas hingga 20 hingga 30 persen.

Harga portable monitor berkisar antara Rp1.500.000 hingga Rp5.000.000 tergantung ukuran, resolusi, dan fitur tambahan seperti touchscreen atau built-in speaker.

Tips memilih: Pastikan portable monitor kompatibel dengan laptop yang kamu gunakan. Cek apakah port USB-C laptopmu mendukung DisplayPort Alternate Mode. Jika tidak, pilih portable monitor yang juga menyediakan koneksi mini HDMI sebagai alternatif.

4. Power Bank Kapasitas Besar

Tidak semua kafe atau tempat kerja menyediakan stop kontak yang mudah dijangkau. Kehabisan baterai laptop di tengah deadline adalah mimpi buruk setiap pekerja remote. Power bank berkapasitas besar dengan fitur Power Delivery (PD) adalah asuransi terbaik untuk situasi ini.

Power bank kapasitas 20000mAh dengan port USB-C berwarna hitam

Yang perlu diperhatikan, bukan sembarang power bank bisa mengisi daya laptop. Sobat Berbagi membutuhkan power bank yang mendukung USB-C Power Delivery dengan output minimal 45W hingga 65W. Kapasitas minimal yang disarankan adalah 20.000mAh, meskipun untuk kenyamanan lebih, pilih yang 26.800mAh atau lebih besar.

Beberapa pilihan terbaik di pasaran termasuk Anker 737 PowerCore (24.000mAh, 140W), Baseus Blade (20.000mAh, 100W), dan Zendure SuperTank (26.800mAh, 100W). Dengan power bank seperti ini, kamu bisa mendapatkan tambahan 4 hingga 6 jam pemakaian laptop tergantung model dan beban kerja.

Selain untuk laptop, power bank kapasitas besar juga bisa mengisi daya smartphone, tablet, dan perangkat lainnya secara bersamaan. Satu gadget untuk semua kebutuhan daya.

Tips memilih: Perhatikan batas kapasitas power bank yang diizinkan masuk kabin pesawat, yaitu maksimal 100Wh (sekitar 27.000mAh pada 3.7V). Ini penting bagi Sobat Berbagi yang sering bepergian dengan pesawat.

5. Travel Router atau Mobile Hotspot

Koneksi internet adalah nyawa pekerja remote. Mengandalkan Wi-Fi publik saja bisa berisiko, baik dari segi kecepatan yang tidak konsisten maupun keamanan data. Travel router atau dedicated mobile hotspot memberikan koneksi yang lebih stabil dan aman.

Travel router kecil berwarna putih dengan antena internal untuk koneksi portabel

Travel router seperti GL.iNet Beryl AX atau TP-Link TL-WR902AC bisa mengubah koneksi Wi-Fi publik menjadi jaringan pribadi yang terenkripsi. Perangkat ini juga berguna untuk membagi satu koneksi Wi-Fi hotel ke beberapa perangkat sekaligus. Ukurannya sangat kecil, sebesar telapak tangan, dan bisa ditenagai melalui USB.

Alternatif lainnya adalah menggunakan dedicated mobile hotspot atau MiFi. Perangkat seperti Huawei Mobile WiFi atau Smartfren MiFi menawarkan koneksi 4G/5G yang bisa diandalkan di berbagai lokasi. Kelebihannya, kamu tidak bergantung pada Wi-Fi publik sama sekali dan bisa bekerja dari lokasi mana pun yang memiliki sinyal seluler.

Untuk keamanan ekstra, beberapa travel router sudah mendukung VPN secara native. Artinya, semua perangkat yang terhubung otomatis terlindungi tanpa perlu menginstal aplikasi VPN satu per satu.

Tips memilih: Jika sering berpindah kota atau pulau, pilih mobile hotspot yang mendukung banyak band frekuensi. Pertimbangkan juga paket data yang sesuai, karena bekerja remote bisa menghabiskan 10 hingga 30GB per bulan tergantung intensitas video call.

6. Keyboard dan Mouse Bluetooth Portable

Menggunakan keyboard dan trackpad bawaan laptop dalam posisi yang diangkat oleh laptop stand tentu tidak nyaman. Keyboard dan mouse Bluetooth portable melengkapi setup ergonomis agar tangan dan pergelangan tangan tetap dalam posisi alami.

Keyboard bluetooth compact dan mouse wireless diletakkan di meja kayu

Untuk keyboard, pilihan populer termasuk Logitech K380 yang super compact dan bisa terhubung ke 3 perangkat sekaligus, atau Keychron K3 bagi yang menginginkan pengalaman mengetik mekanik yang lebih premium. Keduanya ringan dan mudah dibawa dalam tas.

Untuk mouse, Logitech MX Anywhere 3S adalah favorit digital nomad karena bisa digunakan di hampir semua permukaan, termasuk kaca. Jika menginginkan yang lebih terjangkau, Logitech Pebble Mouse 2 M750 menawarkan desain tipis dan silent click yang cocok untuk bekerja di tempat umum.

Kombinasi keyboard dan mouse eksternal tidak hanya soal kenyamanan. Dengan posisi tangan yang ergonomis, risiko repetitive strain injury (RSI) dan carpal tunnel syndrome bisa diminimalkan, terutama bagi Sobat Berbagi yang mengetik berjam-jam setiap hari.

Tips memilih: Prioritaskan perangkat yang mendukung Bluetooth multi-device agar bisa berpindah antara laptop, tablet, dan smartphone dengan mudah. Perhatikan juga daya tahan baterai, karena mengganti baterai di tengah kerja cukup mengganggu.

7. Tas Laptop Anti-Maling dengan Kompartemen Organizer

Semua gadget di atas tidak akan berguna jika tidak dibawa dengan aman dan terorganisir. Tas laptop yang dirancang khusus untuk digital nomad adalah investasi penting yang sering diabaikan.

Tas ransel laptop anti-maling berwarna abu-abu dengan banyak kompartemen

Tas laptop untuk WFA harus memenuhi beberapa kriteria: kompartemen laptop yang empuk, slot organizer untuk charger dan kabel, bahan tahan air, dan desain anti-maling dengan resleting tersembunyi. Beberapa merek yang direkomendasikan termasuk XD Design Bobby, Targus CityLite, dan Peak Design Everyday Backpack.

Fitur yang sering tidak diperhatikan tapi sangat berguna adalah panel akses samping atau belakang yang memungkinkan kamu mengambil laptop tanpa membuka tas sepenuhnya. Ini sangat praktis saat melewati pemeriksaan keamanan di bandara atau saat perlu mengeluarkan laptop dengan cepat di kafe.

Beberapa tas premium juga dilengkapi dengan port USB eksternal yang terhubung ke power bank di dalam tas, sehingga kamu bisa mengisi daya smartphone langsung dari luar tas tanpa harus membukanya.

Tips memilih: Pastikan ukuran tas sesuai dengan aturan cabin baggage maskapai yang sering kamu gunakan. Coba tas langsung di toko untuk memastikan kenyamanan di bahu dan punggung, terutama jika tas akan diisi penuh dengan berbagai peralatan.

Checklist Peralatan WFA

Sebelum memulai gaya hidup Work from Anywhere, berikut rangkuman peralatan esensial yang sebaiknya Sobat Berbagi siapkan:

  • Wajib punya: Noise cancelling headphone, power bank PD, keyboard dan mouse Bluetooth
  • Sangat disarankan: Laptop stand portable, travel router atau MiFi
  • Nice to have: Portable monitor, tas laptop khusus digital nomad
Tidak harus membeli semuanya sekaligus. Mulai dari yang paling kamu butuhkan berdasarkan gaya kerja dan lokasi WFA yang sering dikunjungi. Jika sering bekerja di kafe, noise cancelling headphone adalah prioritas utama. Jika sering bepergian ke lokasi tanpa stop kontak, power bank besar adalah keharusan.

Kesimpulan

Work from Anywhere bukan sekadar tren sementara. Ini adalah perubahan cara kerja yang akan terus berkembang seiring makin banyaknya perusahaan yang menerapkan kebijakan kerja fleksibel. Dengan peralatan yang tepat, Sobat Berbagi bisa menikmati kebebasan bekerja dari mana saja tanpa mengorbankan produktivitas dan kenyamanan.

Investasi di peralatan WFA yang berkualitas akan terbayar dengan sendirinya melalui peningkatan produktivitas, kesehatan postur tubuh yang lebih baik, dan kenyamanan kerja yang membuat kamu lebih betah menyelesaikan tugas. Jadi, peralatan mana yang akan kamu beli pertama kali?

Bagikan:

Artikel Terkait