๐Ÿ’ป
๐Ÿ’ป
Teknologi6 min baca

7 Fitur AI Samsung Galaxy S26 yang Paling Berguna Sehari-Hari

Ulasan lengkap 7 fitur AI Samsung Galaxy S26 yang paling berguna untuk aktivitas sehari-hari, dari Now Nudge hingga Writing Assist.

Tim BerbagiTips.IDยท

Samsung Galaxy S26 Series resmi meluncur di awal 2026 dengan tagline "AI is the New Normal". Berbeda dari Galaxy S25 yang memperkenalkan Galaxy AI secara besar-besaran, generasi terbaru ini fokus pada penyempurnaan dan penambahan fitur AI yang benar-benar terasa manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

7 Fitur AI Samsung Galaxy S26 yang Paling Berguna Sehari-Hari

Bagi Sobat Berbagi yang penasaran apakah fitur AI di Galaxy S26 benar-benar layak atau sekadar gimmick, berikut 7 fitur yang paling berguna berdasarkan pengalaman penggunaan nyata.

1. Now Nudge: AI Proaktif untuk Rutinitas Harian

Now Nudge adalah fitur baru yang membuat Galaxy S26 terasa seperti memiliki asisten pribadi sungguhan. Berbeda dari notifikasi biasa, Now Nudge secara proaktif memberikan saran berdasarkan pola penggunaan, lokasi, waktu, dan konteks aktivitas Sobat Berbagi.

Smartphone menampilkan antarmuka asisten AI yang memberikan saran proaktif kepada pengguna

Contohnya, jika setiap Senin pagi kamu biasa membuka aplikasi kalender lalu mengecek email kantor, Now Nudge akan menyiapkan ringkasan jadwal dan email penting sebelum kamu sempat membuka aplikasinya. Sistem ini juga bisa mengingatkan untuk berangkat lebih awal jika mendeteksi kondisi lalu lintas yang padat di rute biasa.

Dibandingkan Now Brief di Galaxy S25, Now Nudge jauh lebih kontekstual dan tidak sekadar merangkum aktivitas. Fitur ini benar-benar memahami kebiasaan pengguna dan memberikan saran yang relevan di waktu yang tepat.

2. Autonomous Call Screening: Filter Spam Otomatis

Telepon spam adalah masalah universal yang mengganggu produktivitas. Galaxy S26 hadir dengan Autonomous Call Screening yang memanfaatkan AI on-device untuk menyaring panggilan masuk secara otomatis. Ketika ada panggilan dari nomor tidak dikenal, AI akan menjawab terlebih dahulu dan menanyakan tujuan si penelepon.

Seseorang melihat panggilan masuk di smartphone untuk memutuskan apakah akan mengangkat atau menolak

Sobat Berbagi bisa melihat transkrip percakapan secara real-time di layar dan memutuskan apakah ingin mengangkat atau menolak panggilan tersebut. Sistem ini mampu mengenali pola telepon spam, penawaran asuransi, pinjaman online, hingga robocall dengan akurasi yang cukup tinggi.

Fitur serupa memang sudah ada di Google Pixel, tetapi Samsung mengambil pendekatan berbeda dengan pemrosesan yang sepenuhnya dilakukan di perangkat, sehingga privasi percakapan tetap terjaga tanpa data dikirim ke server.

3. Circle to Search Versi Terbaru

Circle to Search pertama kali diperkenalkan di Galaxy S24 dan menjadi salah satu fitur AI paling populer. Di Galaxy S26, fitur ini mendapat peningkatan signifikan. Kini, selain mengenali objek visual, Circle to Search juga bisa memahami konteks dari teks di layar.

Samsung Galaxy S26 menghadirkan fitur AI yang semakin terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari penggunanya

Misalnya, saat membaca artikel tentang resep makanan, cukup lingkari nama bahan yang tidak dikenal dan AI akan menampilkan penjelasan lengkap beserta rekomendasi toko online terdekat yang menjualnya. Fitur ini juga sudah mendukung pencarian multi-bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, yang membuatnya semakin relevan untuk pengguna lokal.

Peningkatan kecepatan juga terasa. Hasil pencarian muncul hampir instan dibandingkan versi sebelumnya yang kadang memerlukan jeda beberapa detik. Integrasi yang lebih dalam dengan fitur AI smartphone terkini menjadikan Circle to Search sebagai salah satu cara tercepat untuk mencari informasi tanpa meninggalkan aplikasi yang sedang dibuka.

4. Bixby AI yang Lebih Cerdas

Bixby selama ini sering dianggap tertinggal dibandingkan Google Assistant atau Siri. Namun di Galaxy S26, Samsung merombak total Bixby dengan model bahasa besar (LLM) yang jauh lebih canggih. Bixby kini bisa memahami perintah kompleks multi-langkah dan mengeksekusinya secara berurutan.

Fitur voice chat AI pada smartphone yang memungkinkan percakapan natural dengan asisten virtual

Contoh perintah yang bisa dipahami: "Cari foto liburan di Bali bulan lalu, pilih 5 yang paling bagus, buat album baru dengan nama Bali Trip, lalu kirim ke grup keluarga di WhatsApp." Semua langkah ini dijalankan oleh Bixby tanpa Sobat Berbagi perlu menyentuh layar sama sekali.

Bixby AI juga sudah mendukung percakapan kontekstual yang lebih natural. Kamu bisa bertanya lanjutan tanpa mengulangi konteks sebelumnya, mirip seperti berbicara dengan manusia sungguhan.

5. AI Photo Editing (Generative Edit)

Fitur editing foto berbasis AI di Galaxy S26 mengalami lompatan besar. Generative Edit yang sebelumnya hanya bisa menghapus objek kini mampu menambahkan elemen baru, mengubah latar belakang, dan bahkan mengubah ekspresi wajah dalam foto.

Smartphone dengan aplikasi AI yang siap digunakan untuk mengedit foto secara otomatis

Yang paling praktis adalah fitur "Suggest Edit" yang secara otomatis menganalisis foto dan memberikan saran perbaikan. Misalnya, jika ada objek yang mengganggu di latar belakang, AI akan menyarankan untuk menghapusnya. Jika pencahayaan kurang optimal, AI akan menawarkan koreksi yang sesuai.

Kualitas hasil editing juga meningkat drastis dibandingkan Galaxy S25. Area yang diisi ulang oleh AI terlihat lebih natural dan konsisten dengan bagian foto lainnya. Ini menjadi fitur yang sangat berguna bagi Sobat Berbagi yang aktif di media sosial atau sekadar ingin memperbaiki foto keluarga.

6. Live Translate yang Lebih Akurat

Live Translate di Galaxy S26 kini mendukung lebih banyak bahasa dan memberikan hasil terjemahan yang lebih akurat. Fitur ini bekerja secara real-time saat melakukan panggilan telepon dengan orang yang berbicara dalam bahasa berbeda.

Smartphone menampilkan aplikasi bahasa untuk terjemahan real-time antar bahasa

Peningkatan paling terasa adalah pada bahasa-bahasa Asia Tenggara, termasuk Bahasa Indonesia. Terjemahan kini lebih memahami konteks kalimat dan idiom lokal, bukan sekadar menerjemahkan kata per kata. Fitur ini juga sudah terintegrasi dengan aplikasi chat populer seperti WhatsApp dan Telegram.

Bagi Sobat Berbagi yang sering berkomunikasi dengan rekan bisnis atau teman dari luar negeri, Live Translate menghilangkan hambatan bahasa tanpa perlu membuka aplikasi penerjemah terpisah. Jika ingin membandingkan fitur ini dengan kompetitor, baca juga ulasan iPhone 17 vs Xiaomi 17 Ultra yang membahas fitur terjemahan di masing-masing perangkat.

7. Writing Assist untuk Email dan Chat

Writing Assist adalah fitur AI yang membantu menulis, memperbaiki, dan mengubah gaya teks di berbagai aplikasi. Di Galaxy S26, fitur ini bisa diakses langsung dari keyboard Samsung tanpa perlu membuka aplikasi terpisah.

Seseorang mengetik pesan teks di smartphone dengan bantuan fitur AI

Beberapa kemampuan Writing Assist yang paling berguna antara lain memperbaiki tata bahasa, mengubah nada tulisan (formal, kasual, profesional), merangkum teks panjang menjadi poin-poin, dan menerjemahkan teks ke bahasa lain. Fitur ini sangat praktis saat menulis email kerja, membalas chat klien, atau membuat caption media sosial.

Dibandingkan versi di Galaxy S25, Writing Assist kini lebih responsif dan mendukung Bahasa Indonesia dengan lebih baik. Saran yang diberikan juga lebih kontekstual, misalnya mengenali apakah Sobat Berbagi sedang menulis email formal ke atasan atau chat santai ke teman.

Kesimpulan

Samsung Galaxy S26 membuktikan bahwa AI di smartphone bukan sekadar tren pemasaran. Ketujuh fitur di atas benar-benar memberikan nilai tambah dalam penggunaan sehari-hari, mulai dari menyaring spam, membantu menulis, hingga mengedit foto secara instan. Bagi Sobat Berbagi yang ingin mengeksplorasi lebih banyak tentang peran AI di kehidupan digital, simak juga daftar aplikasi AI terbaik yang bisa digunakan di berbagai perangkat.

Bagikan:

Artikel Terkait