7 Hal yang Perlu Sobat Berbagi Tahu tentang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 hadir dengan format baru 48 tim di 3 negara. Simak 7 hal penting soal format, jadwal, peluang Timnas Indonesia, dan cara menontonnya.
Begini cara PSSI mendatangkan pemain naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia, mulai dari syarat kewarganegaraan hingga proses legal yang harus dilalui.
Nama-nama seperti Ole Romeny, Thom Haye, Justin Hubner, hingga Mees Hilgers kini sudah sangat akrab di telinga pencinta sepak bola Indonesia. Mereka adalah bagian dari gelombang pemain naturalisasi yang membantu Timnas Garuda mencapai level kompetitif tertinggi dalam sejarah. Tapi bagaimana sebenarnya proses naturalisasi seorang pemain bisa terjadi?
Bagi Sobat Berbagi yang penasaran dengan mekanisme di baliknya, berikut 6 syarat dan tahapan proses naturalisasi pemain sepak bola untuk Timnas Indonesia.
Jalur paling umum adalah melalui ius sanguinis, yaitu hak kewarganegaraan berdasarkan darah. Pemain yang memiliki ayah, ibu, kakek, atau nenek berkewarganegaraan Indonesia berhak mengajukan naturalisasi. Inilah mengapa banyak pemain keturunan Indo-Belanda, Indo-Suriname, atau diaspora Indonesia yang lahir di luar negeri bisa memperkuat Timnas.
Ole Romeny misalnya, memiliki darah Indonesia dari pihak keluarga yang bermigrasi ke Belanda. Dengan jalur keturunan ini, proses naturalisasinya secara hukum lebih mudah dan lebih dapat diterima secara publik.
FIFA memiliki aturan ketat: seorang pemain hanya bisa mewakili satu timnas senior sepanjang kariernya. Pemain yang sudah pernah bermain untuk timnas A negara lain, bahkan hanya satu menit dalam pertandingan resmi FIFA, tidak bisa dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia.
Pengecualian berlaku jika pemain tersebut hanya pernah bermain di level kelompok umur (U-17, U-20, U-23) dan belum pernah membela timnas senior negara asalnya.
Setelah syarat dasar terpenuhi, proses hukum di Indonesia harus dilalui:
Setelah menjadi WNI, pemain belum langsung bisa turun di pertandingan resmi. PSSI harus mendaftarkan pemain ke FIFA dan menunggu persetujuan dari federasi sepak bola dunia tersebut. FIFA juga akan memverifikasi bahwa pemain belum pernah bermain untuk timnas lain.
Proses di FIFA bisa memakan waktu 2-4 minggu dan harus diselesaikan sebelum registration deadline yang ditetapkan FIFA untuk setiap kompetisi.
Strategi naturalisasi yang dilakukan era Shin Tae-yong dan dilanjutkan di era berikutnya bukan tanpa alasan. Pemain diaspora umumnya:
Tidak semua pihak mendukung kebijakan naturalisasi massal. Sebagian kalangan berpendapat bahwa terlalu banyak pemain naturalisasi bisa menghambat pengembangan pemain lokal di posisi yang sama. Slot di timnas jadi lebih sempit untuk talenta muda asli Indonesia.
Di sisi lain, para pendukung naturalisasi berargumen bahwa prestasi timnas yang meningkat justru mendorong investasi ke pembinaan usia muda, karena semakin banyak sponsor dan perhatian yang masuk ke sepak bola Indonesia. Kedua argumen ini sama-sama valid dan debat ini kemungkinan akan terus berlanjut.
Yang pasti, kombinasi pemain naturalisasi dan pemain lokal berkualitas adalah strategi yang sudah terbukti berhasil membawa Indonesia ke level yang belum pernah dicapai sebelumnya. Dan Sobat Berbagi semua bisa menyaksikan langsung babak baru sepak bola Indonesia ini.
Piala Dunia 2026 hadir dengan format baru 48 tim di 3 negara. Simak 7 hal penting soal format, jadwal, peluang Timnas Indonesia, dan cara menontonnya.
Memahami cara kerja sistem ranking FIFA membantu Sobat Berbagi mengerti kenapa posisi Timnas Indonesia terus bergerak naik dan apa yang mempengaruhinya.
Di balik suksesnya Timnas Indonesia era ini, ada sederet pemain muda berbakat yang siap menjadi tulang punggung Garuda untuk satu dekade ke depan.