๐Ÿณ
๐Ÿณ
Kuliner8 min baca

7 Olahan Tempe Kreatif yang Mudah Dibuat

Inspirasi 7 olahan tempe kreatif yang mudah dibuat di rumah, dari tempe mendoan hingga steak tempe yang menggugah selera.

Tim BerbagiTips.IDยท

Tempe adalah superfood asli Indonesia yang sudah diakui dunia internasional. Protein nabati ini murah, mudah didapat, dan memiliki kandungan gizi yang luar biasa. Dalam 100 gram tempe terkandung sekitar 19 gram protein, setara dengan daging ayam. Belum lagi kandungan probiotik dari proses fermentasinya yang baik untuk pencernaan.

7 Olahan Tempe Kreatif yang Mudah Dibuat

Sayangnya, banyak orang yang hanya mengolah tempe dengan cara digoreng atau dibacem. Padahal, tempe sangat versatile dan bisa disulap menjadi berbagai hidangan yang tidak kalah menarik dari menu restoran. Berikut 7 olahan tempe kreatif yang bisa Sobat Berbagi coba di rumah.

1. Tempe Mendoan Renyah

Tempe mendoan berasal dari Purwokerto, Jawa Tengah, dan sudah menjadi camilan favorit se-Indonesia. Kuncinya ada pada adonan tepung yang tipis dan teknik menggoreng setengah matang sehingga menghasilkan tekstur lembek di dalam dan renyah di luar.

Tempe mendoan renyah khas Purwokerto yang digoreng tipis dengan adonan tepung berbumbu

Bahan:

  • 200 gram tempe, iris tipis memanjang (ketebalan 3 hingga 5 mm)
  • 100 gram tepung terigu
  • 50 gram tepung beras
  • 3 batang daun bawang, iris halus
  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng
Cara membuat:
  • Campurkan tepung terigu, tepung beras, bawang putih halus, ketumbar, dan garam
  • Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan encer (lebih encer dari adonan gorengan biasa)
  • Masukkan daun bawang, aduk rata
  • Celupkan irisan tempe ke dalam adonan
  • Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga sedikit kecoklatan
  • Angkat saat masih sedikit lembek (setengah matang), inilah ciri khas mendoan
  • Mendoan paling enak disajikan dengan sambal kecap (kecap manis, cabai rawit iris, bawang merah iris, dan perasan jeruk limau).

    2. Steak Tempe Lada Hitam

    Siapa bilang steak harus selalu dari daging? Steak tempe dengan saus lada hitam bisa menjadi menu makan malam yang elegan dan memuaskan. Tekstur tempe yang padat membuatnya cocok dijadikan pengganti protein hewani.

    Bahan:

    • 1 papan tempe, potong menjadi 4 bagian tebal
    • 2 sdm kecap asin
    • 1 sdm minyak wijen
    • 2 siung bawang putih, cincang
    • Mentega untuk memanggang
    • Saus lada hitam: 2 sdm saus tiram, 1 sdt lada hitam bubuk, 1 sdm kecap manis, 100 ml air, 1 sdm maizena larutkan
    Cara membuat:
  • Marinasi tempe dengan kecap asin, minyak wijen, dan bawang putih selama 30 menit
  • Panaskan mentega di wajan datar, panggang tempe hingga kedua sisi kecoklatan dan sedikit crispy
  • Untuk saus: tumis bawang putih, masukkan saus tiram, kecap manis, lada hitam, dan air
  • Setelah mendidih, masukkan larutan maizena, aduk hingga mengental
  • Siram saus di atas steak tempe
  • Sajikan dengan nasi putih dan sayuran rebus
  • Steak tempe ini kaya protein dan jauh lebih murah dibandingkan steak daging. Satu porsi lengkap hanya menghabiskan sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000.

    3. Tempe Orek Kering Manis

    Tempe orek adalah lauk tahan lama yang bisa disimpan beberapa hari tanpa kulkas. Rasanya manis gurih dengan tekstur yang kering dan renyah, cocok sebagai lauk pendamping nasi atau bahkan dibawa sebagai bekal.

    Bahan:

    • 200 gram tempe, potong kotak kecil
    • 5 siung bawang merah, iris tipis
    • 3 siung bawang putih, iris tipis
    • 5 buah cabai rawit, iris serong
    • 3 lembar daun salam
    • 1 ruas lengkuas, geprek
    • 3 sdm kecap manis
    • 1 sdm gula merah sisir
    • Garam secukupnya
    • Minyak untuk menggoreng
    Tempe orek kering manis yang tahan lama sebagai lauk pendamping nasi sehari-hari

    Cara membuat:

  • Goreng tempe hingga kering dan kecoklatan, tiriskan
  • Sisakan 2 sdm minyak, tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai hingga harum
  • Masukkan daun salam dan lengkuas, aduk sebentar
  • Masukkan tempe goreng, aduk rata
  • Tambahkan kecap manis, gula merah, dan garam
  • Aduk terus dengan api kecil hingga bumbu meresap dan kering
  • Angkat setelah tempe terlihat mengkilap dan bumbu menempel sempurna
  • Tempe orek bisa disimpan dalam toples kedap udara selama 3 hingga 5 hari di suhu ruang atau seminggu lebih di kulkas. Cocok sebagai stok lauk darurat.

    4. Tempe Penyet Sambal Terasi

    Tempe penyet adalah versi tempe goreng yang di-press hingga gepeng dan disajikan dengan sambal terasi yang pedas menggigit. Hidangan ini populer di warung-warung Jawa Timur dan menjadi favorit pecinta pedas.

    Bahan tempe penyet:

    • 200 gram tempe, potong sesuai selera
    • Garam dan kunyit bubuk untuk merendam
    • Minyak untuk menggoreng
    Bahan sambal terasi:
    • 10 buah cabai rawit (sesuaikan level pedas)
    • 5 buah cabai merah besar
    • 3 siung bawang merah
    • 2 siung bawang putih
    • 1 sdt terasi, bakar sebentar
    • 1 buah tomat
    • Garam dan gula secukupnya
    • Perasan jeruk limau
    Cara membuat:
  • Rendam tempe dalam air garam dan kunyit selama 15 menit
  • Goreng tempe hingga kering dan renyah
  • Untuk sambal: goreng cabai, bawang merah, bawang putih, dan tomat sebentar, lalu ulek kasar
  • Tambahkan terasi bakar, garam, gula, dan perasan jeruk limau
  • Letakkan tempe di cobek atau piring, tekan dengan ulekan hingga gepeng
  • Siram sambal terasi di atasnya
  • Tingkat kepedasan bisa disesuaikan dengan jumlah cabai rawit. Untuk yang tidak terlalu suka pedas, gunakan lebih banyak cabai merah besar dan kurangi cabai rawit.

    5. Tempe Bacem Jogja

    Tempe bacem adalah masakan klasik Jawa yang meresapkan bumbu manis gurih ke dalam tempe melalui proses perebusan lama. Setelah dibacem, tempe bisa digoreng atau langsung dimakan.

    Bahan:

    • 1 papan tempe, potong segitiga atau kotak
    • 3 lembar daun salam
    • 2 ruas lengkuas, geprek
    • 5 siung bawang merah
    • 3 siung bawang putih
    • 1 sdt ketumbar
    • 100 gram gula merah, sisir
    • 3 sdm kecap manis
    • 1 ruas kunyit
    • 500 ml air
    • Garam secukupnya
    Cara membuat:
  • Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan kunyit
  • Masukkan semua bahan ke dalam panci: tempe, bumbu halus, daun salam, lengkuas, gula merah, kecap, garam, dan air
  • Masak dengan api kecil hingga air menyusut dan bumbu meresap (sekitar 30 hingga 40 menit)
  • Setelah air habis, tempe bacem siap digoreng atau dimakan langsung
  • Tempe bacem khas Jogja dengan bumbu meresap yang dimasak perlahan hingga empuk

    Tempe bacem yang sudah digoreng memiliki warna coklat tua mengkilap dengan rasa manis gurih yang sangat addictive. Satu papan tempe bisa menghasilkan lauk untuk 3 hingga 4 kali makan.

    6. Nugget Tempe

    Nugget tempe adalah cara kreatif untuk memperkenalkan tempe kepada anak-anak atau mereka yang kurang suka tempe dalam bentuk aslinya. Teksturnya mirip nugget ayam, tetapi jauh lebih sehat dan murah.

    Bahan:

    • 200 gram tempe, kukus 15 menit, haluskan
    • 1 butir telur
    • 2 sdm tepung terigu
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • 1 batang daun bawang, iris halus
    • 1 batang wortel kecil, parut halus
    • Garam dan merica secukupnya
    • Tepung panir untuk balutan
    • Minyak untuk menggoreng
    Cara membuat:
  • Campurkan tempe halus, telur, tepung terigu, bawang putih, daun bawang, wortel, garam, dan merica
  • Aduk rata hingga adonan bisa dibentuk
  • Bentuk adonan menjadi oval pipih atau kotak memanjang
  • Gulingkan di tepung panir hingga tertutup merata
  • Goreng dalam minyak panas hingga kecoklatan
  • Tiriskan di atas kertas tisu
  • Nugget tempe bisa disimpan di freezer dalam keadaan mentah (sebelum digoreng) selama 2 minggu. Tinggal goreng langsung dari freezer saat dibutuhkan.

    7. Tempe Goreng Tepung Krispy

    Tempe goreng tepung krispy adalah upgrade dari tempe goreng biasa. Lapisan tepung yang renyah memberikan kontras tekstur yang menyenangkan dengan lembutnya tempe di dalam.

    Bahan:

    • 200 gram tempe, potong kotak atau stick
    • 100 gram tepung bumbu serbaguna (atau campuran tepung terigu + bumbu sendiri)
    • Air secukupnya
    • Minyak untuk menggoreng
    Bumbu marinasi:
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • 1 sdt garam
    • 0,5 sdt kunyit bubuk
    • Air sedikit untuk merendam
    Cara membuat:
  • Rendam tempe dalam bumbu marinasi selama 15 menit
  • Campurkan tepung bumbu dengan air hingga kental (konsistensi adonan gorengan)
  • Celupkan tempe ke dalam adonan tepung
  • Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga kecoklatan dan renyah
  • Tiriskan di atas kertas tisu
  • Untuk ekstra crispy, gunakan teknik double fry: goreng sekali hingga pucat, angkat, celupkan lagi ke adonan, lalu goreng kedua kali hingga kecoklatan sempurna.

    Tips Memilih dan Menyimpan Tempe

    Pilih tempe yang segar. Tempe berkualitas berwarna putih bersih dengan bintik-bintik hitam (spora jamur) yang merata. Hindari tempe yang berwarna kehijauan atau berbau amoniak kuat.

    Simpan di kulkas. Tempe segar bertahan 2 hingga 3 hari di suhu ruang dan 5 hingga 7 hari di kulkas. Untuk penyimpanan lebih lama, potong dan simpan di freezer (tahan 1 hingga 2 bulan).

    Kukus sebelum mengolah. Mengukus tempe selama 10 hingga 15 menit sebelum dimasak membuat teksturnya lebih empuk dan menghilangkan bau langu.

    Penutup

    Tempe adalah bahan makanan yang luar biasa versatile dan tidak pernah membosankan jika diolah dengan kreativitas. Tujuh resep di atas baru sebagian kecil dari ratusan cara mengolah tempe. Sobat Berbagi bisa bereksperimen dengan bumbu dan teknik masak yang berbeda untuk menemukan kreasi favorit sendiri. Dengan harga tempe yang hanya Rp3.000 hingga Rp5.000 per papan, menu-menu di atas membuktikan bahwa makanan enak tidak harus mahal.

    Bagikan:

    Artikel Terkait