10 Kebiasaan Pagi yang Bikin Produktif Sepanjang Hari
Ingin hari-harimu lebih produktif? Mulai dari pagi. Berikut 10 kebiasaan pagi sederhana yang terbukti meningkatkan fokus dan energi sepanjang hari.
Sering susah tidur atau tidur tidak nyenyak? Mungkin penyebabnya ada di makanan yang kamu konsumsi sebelum tidur. Berikut 8 makanan yang sebaiknya dihindari.
Kualitas tidur tidak hanya ditentukan oleh seberapa gelap kamarmu atau seberapa nyaman kasurmu. Apa yang kamu makan dalam beberapa jam sebelum tidur memiliki pengaruh besar terhadap seberapa cepat kamu terlelap dan seberapa nyenyak tidurmu sepanjang malam. Banyak orang tidak menyadari bahwa makanan tertentu bisa menjadi penyebab utama insomnia, tidur gelisah, atau bangun dengan badan yang terasa tidak segar.
Sistem pencernaan membutuhkan waktu dan energi untuk memproses makanan. Ketika kamu makan makanan berat atau jenis makanan tertentu terlalu dekat dengan waktu tidur, tubuh dipaksa bekerja keras di saat seharusnya beristirahat. Berikut adalah 8 jenis makanan yang sebaiknya kamu hindari setidaknya 2 hingga 3 jam sebelum tidur.
Sambal, cabai, dan makanan pedas lainnya memang menggugah selera, tapi mengonsumsinya menjelang tidur bisa menjadi masalah serius. Capsaicin, senyawa aktif dalam cabai, meningkatkan suhu tubuh internal. Padahal, tubuh secara alami menurunkan suhu inti menjelang tidur sebagai sinyal bahwa sudah waktunya beristirahat. Selain itu, makanan pedas sering memicu heartburn atau asam lambung naik, terutama saat kamu berbaring.
Ini mungkin sudah jelas, tapi banyak orang meremehkan berapa lama kafein bertahan di dalam tubuh. Waktu paruh kafein adalah 5 hingga 6 jam, artinya secangkir kopi yang kamu minum pukul 4 sore masih menyisakan setengah kandungan kafeinnya di dalam tubuh menjelang pukul 10 malam. Selain kopi, waspadai juga sumber kafein tersembunyi seperti teh hijau, cokelat hitam, minuman bersoda, dan bahkan beberapa obat pereda nyeri.
Banyak orang menjadikan cokelat sebagai camilan malam favorit tanpa menyadari bahwa cokelat mengandung kafein dan theobromine, dua stimulan yang bisa mengganggu tidur. Cokelat hitam (dark chocolate) mengandung kafein lebih banyak dibandingkan cokelat susu. Satu batang cokelat hitam bisa mengandung kafein setara dengan sepertiga cangkir kopi, cukup untuk mengganggu proses tidur bagi orang yang sensitif terhadap kafein.
Pizza, burger, gorengan, dan makanan berlemak tinggi lainnya membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Ketika sistem pencernaan bekerja keras memecah lemak, tubuh sulit masuk ke mode istirahat yang dibutuhkan untuk tidur berkualitas. Makanan berlemak juga merelaksasi sfingter esofagus bagian bawah, yang bisa menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan saat kamu berbaring, menghasilkan sensasi terbakar yang tidak nyaman.
Semangkuk es krim di malam hari memang terasa menenangkan, tapi lonjakan gula darah yang diakibatkannya justru mengganggu proses tidur. Gula merangsang pelepasan energi dan meningkatkan kewaspadaan, dua hal yang jelas bertentangan dengan tujuanmu untuk tertidur. Selain itu, penurunan gula darah mendadak di tengah malam bisa menyebabkan kamu terbangun tanpa alasan yang jelas.
Jeruk, grapefruit, tomat, dan buah-buahan dengan keasaman tinggi lainnya bisa memperparah gejala asam lambung, terutama saat tubuh dalam posisi berbaring. Asam sitrat dalam buah-buahan ini juga bisa mengiritasi lapisan lambung dan esofagus. Kalau kamu ingin makan buah sebelum tidur, pilih yang bersifat basa dan mudah dicerna seperti pisang, yang justru mengandung magnesium dan potasium yang membantu relaksasi otot.
Meskipun alkohol bisa membuat kamu merasa mengantuk dan mempercepat proses tertidur, efeknya terhadap kualitas tidur justru sangat negatif. Alkohol mengganggu siklus tidur REM, fase tidur yang paling penting untuk pemulihan mental dan fisik. Tidur setelah mengonsumsi alkohol cenderung lebih dangkal, sering terinterupsi, dan kamu akan bangun dengan perasaan tidak segar meskipun tidur cukup lama.
Steak, rendang, atau porsi daging merah yang besar sebelum tidur memberikan beban berat pada sistem pencernaan. Protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna dibandingkan karbohidrat atau lemak, dan proses pencernaan yang intens ini bisa meningkatkan suhu tubuh serta menjaga tubuh tetap terjaga lebih lama dari seharusnya. Kalau lapar menjelang tidur, pilih protein ringan seperti segelas susu hangat atau segenggam kecil kacang almond.
Kalau kamu memang merasa lapar menjelang tidur, jangan memaksakan diri untuk tidak makan sama sekali karena rasa lapar berlebihan juga bisa mengganggu tidur. Pilih makanan ringan yang mendukung tidur berkualitas. Pisang mengandung magnesium dan tryptophan yang membantu relaksasi. Segelas susu hangat mengandung tryptophan, asam amino prekursor serotonin dan melatonin. Segenggam kecil kacang almond mengandung magnesium yang mendukung kualitas tidur. Atau teh chamomile hangat yang memiliki efek menenangkan tanpa kafein.
Idealnya, makan malam utama sebaiknya dikonsumsi 3 hingga 4 jam sebelum tidur, dan jika perlu camilan ringan, konsumsi setidaknya 1 jam sebelum berbaring. Dengan memperhatikan apa dan kapan kamu makan, kamu bisa merasakan peningkatan signifikan dalam kualitas tidur tanpa perlu suplemen atau obat tidur.
Ingin hari-harimu lebih produktif? Mulai dari pagi. Berikut 10 kebiasaan pagi sederhana yang terbukti meningkatkan fokus dan energi sepanjang hari.
Panduan lengkap menghitung usia kehamilan dari hari pertama haid terakhir (HPHT), rumus Naegele, dan cara menentukan perkiraan tanggal lahir bayi.
Ingin bibir terlihat lebih tipis dan proporsional? Berikut 8 cara menipiskan bibir secara alami, dari teknik makeup hingga perawatan rutin yang aman.