๐Ÿ’ฐ
๐Ÿ’ฐ
Finansial7 min baca

7 Tips Beli Tiket Pesawat Murah agar Liburan Lebih Hemat

Mau liburan tapi tiket pesawat mahal? Pelajari 7 tips beli tiket pesawat murah yang sudah terbukti efektif agar budget perjalanan lebih hemat.

Tim BerbagiTips.IDยท

Tiket pesawat sering menjadi komponen terbesar dalam anggaran perjalanan. Tidak jarang harga tiket yang mahal membuat rencana liburan harus ditunda atau bahkan dibatalkan. Padahal, dengan strategi yang tepat, tiket pesawat bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih terjangkau tanpa mengorbankan kenyamanan.

7 Tips Beli Tiket Pesawat Murah agar Liburan Lebih Hemat

Harga tiket pesawat bersifat dinamis dan berubah-ubah setiap saat berdasarkan banyak faktor seperti waktu pembelian, musim perjalanan, rute, dan ketersediaan kursi. Memahami faktor-faktor ini dan memanfaatkannya dengan cerdas adalah kunci mendapatkan tiket murah. Bagi Sobat Berbagi yang suka traveling tapi tetap ingin hemat, berikut 7 tips membeli tiket pesawat murah yang sudah terbukti efektif.

1. Pesan Tiket Jauh-jauh Hari untuk Harga Terbaik

Waktu pemesanan adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap harga tiket pesawat. Semakin dekat tanggal keberangkatan, harga tiket cenderung semakin mahal karena ketersediaan kursi berkurang dan maskapai menargetkan penumpang bisnis yang biasanya memesan di menit-menit terakhir.

Untuk penerbangan domestik di Indonesia, waktu pemesanan ideal adalah 3 hingga 8 minggu sebelum tanggal keberangkatan. Pada rentang waktu ini, maskapai biasanya sudah menetapkan harga normal dan sering kali ada promo khusus untuk mengisi kapasitas pesawat. Untuk penerbangan internasional, pesanlah 2 hingga 3 bulan sebelum keberangkatan untuk mendapatkan harga terbaik.

Hindari memesan tiket di hari yang sama atau beberapa hari sebelum keberangkatan. Selain harga yang jauh lebih mahal, pilihan jadwal dan kursi juga sangat terbatas. Pengecualian berlaku jika kamu menemukan promo last minute dari maskapai yang ingin mengisi kursi kosong, tetapi ini jarang terjadi dan tidak bisa diandalkan.

2. Manfaatkan Mode Incognito dan Bandingkan Platform

Banyak situs pemesanan tiket dan maskapai menggunakan cookies untuk melacak pencarian kamu. Ketika sistem mendeteksi bahwa kamu berulang kali mencari rute yang sama, harga bisa naik secara otomatis untuk menciptakan kesan mendesak (taktik dynamic pricing).

Membandingkan harga tiket pesawat di berbagai platform untuk mendapatkan penawaran terbaik

Cara mengatasinya: selalu gunakan mode incognito atau private browsing saat mencari tiket pesawat. Ini mencegah situs menyimpan cookies dan menampilkan harga yang sudah dinaikkan. Setelah menemukan harga yang cocok, langsung pesan tanpa keluar dari mode incognito.

Bandingkan harga di beberapa platform sekaligus. Gunakan aggregator seperti Google Flights, Skyscanner, atau Traveloka untuk membandingkan harga dari berbagai maskapai dalam satu tampilan. Setelah menemukan penawaran terbaik di aggregator, cek juga harga langsung di situs resmi maskapai karena terkadang harga di situs resmi lebih murah dan ada promo eksklusif yang tidak muncul di aggregator.

Tips tambahan: coba ubah negara atau mata uang di pengaturan situs pemesanan. Terkadang harga dalam mata uang lain bisa lebih murah setelah dikonversi.

3. Pilih Hari dan Jam Terbang yang Tepat

Tidak semua hari dan jam penerbangan memiliki harga yang sama. Penerbangan di hari-hari populer (Jumat sore, Minggu sore, hari libur nasional) selalu lebih mahal karena permintaan tinggi. Sebaliknya, penerbangan di waktu-waktu yang kurang diminati biasanya jauh lebih murah.

Hari terbang termurah untuk penerbangan domestik umumnya adalah Selasa, Rabu, dan Sabtu pagi. Untuk penerbangan internasional, Selasa dan Rabu juga cenderung paling murah. Hindari terbang di hari Jumat sore dan Minggu sore karena ini adalah waktu puncak permintaan.

Selain hari, perhatikan juga jam terbang. Penerbangan dini hari (sebelum jam 6 pagi) dan malam hari (setelah jam 8 malam) sering disebut "red-eye flight" dan biasanya lebih murah dibanding penerbangan di jam-jam sibuk (pagi jam 7-9 dan sore jam 4-6). Memang kurang nyaman, tetapi selisih harganya bisa sangat signifikan.

Gunakan fitur "flexible dates" di Skyscanner atau Google Flights untuk melihat perbandingan harga selama satu bulan penuh. Fitur ini membantu kamu menemukan tanggal keberangkatan dan kepulangan dengan kombinasi harga termurah.

4. Aktifkan Notifikasi Harga dan Ikuti Promo Maskapai

Maskapai penerbangan secara rutin mengadakan promo dan flash sale yang menawarkan diskon besar. Masalahnya, promo ini biasanya berlangsung dalam waktu sangat singkat dan kursi promo terbatas. Kamu harus cepat bertindak untuk mendapatkannya.

Mengaktifkan notifikasi harga dan mengikuti promo maskapai untuk mendapat tiket murah

Cara agar tidak ketinggalan promo: aktifkan fitur price alert di Google Flights atau Skyscanner untuk rute yang diinginkan (kamu akan mendapat notifikasi ketika harga turun), ikuti akun media sosial maskapai favorit (banyak promo diumumkan pertama kali di Instagram atau Twitter), subscribe newsletter maskapai dan platform pemesanan, dan bergabung dengan grup atau komunitas traveler di media sosial yang sering berbagi informasi promo.

Beberapa maskapai Indonesia yang sering mengadakan promo besar: Lion Air (biasanya promo akhir pekan), AirAsia (Big Sale berkala), Citilink (promo di aplikasi), dan Garuda Indonesia (promo mid-year dan year-end sale). Tandai jadwal promo rutin ini di kalender agar tidak terlewatkan.

Perlu diingat bahwa tiket promo biasanya punya ketentuan khusus seperti tidak bisa refund, tidak bisa reschedule, atau tidak termasuk bagasi. Pastikan kamu membaca syarat dan ketentuan dengan teliti sebelum membeli agar tidak ada kejutan yang tidak menyenangkan.

5. Pertimbangkan Penerbangan Transit atau Connecting

Penerbangan langsung (direct flight) memang lebih nyaman dan hemat waktu, tetapi harganya sering jauh lebih mahal dibanding penerbangan transit. Jika Sobat Berbagi tidak keberatan menambah waktu perjalanan, penerbangan dengan satu kali transit bisa menghemat 20 hingga 50 persen biaya tiket.

Contohnya, penerbangan Jakarta ke Bali langsung bisa 40% lebih mahal dibanding Jakarta ke Bali via Surabaya. Untuk penerbangan internasional, perbedaannya lebih besar lagi. Jakarta ke Tokyo langsung bisa dua kali lipat lebih mahal dibanding Jakarta ke Tokyo via Kuala Lumpur atau Singapura.

Jika memilih penerbangan transit, pastikan waktu layover cukup (minimal 2 jam untuk domestik, 3-4 jam untuk internasional) agar tidak terburu-buru atau terlambat naik pesawat selanjutnya. Manfaatkan waktu transit untuk beristirahat, makan, atau bahkan berjalan-jalan singkat jika bandara transit menawarkan fasilitas menarik.

Teknik lain yang bisa dicoba adalah "hidden city ticketing," yaitu memesan penerbangan dengan tujuan akhir yang lebih jauh tapi dengan transit di kota tujuan sebenarnya, lalu turun di kota transit. Namun, teknik ini berisiko dan tidak direkomendasikan karena melanggar kebijakan banyak maskapai.

6. Kumpulkan dan Manfaatkan Miles serta Poin Loyalitas

Program frequent flyer dan poin loyalitas adalah cara cerdas untuk mendapatkan tiket pesawat gratis atau berpotongan harga. Semakin sering terbang dengan maskapai yang sama, semakin banyak miles yang terkumpul dan bisa ditukarkan dengan tiket gratis.

Mengumpulkan miles dan poin loyalitas untuk mendapatkan tiket pesawat gratis atau diskon besar

Daftarkan diri ke program frequent flyer maskapai yang paling sering kamu gunakan. Di Indonesia, beberapa program yang populer: GarudaMiles (Garuda Indonesia), BIG Loyalty (AirAsia), dan Lion Passport (Lion Air). Pastikan nomor keanggotaan selalu dimasukkan setiap kali memesan tiket agar miles otomatis terkumpul.

Selain dari penerbangan, miles juga bisa dikumpulkan dari kartu kredit co-branding maskapai, belanja online di platform mitra, menginap di hotel partner, dan berbagai aktivitas lainnya. Beberapa kartu kredit memberikan bonus miles yang cukup besar saat registrasi awal.

Tips memaksimalkan miles: gabungkan program frequent flyer dengan aliansi maskapai (Star Alliance, OneWorld, SkyTeam) agar miles bisa dikumpulkan dari berbagai maskapai anggota, pantau promo penukaran miles (kadang ada diskon 50% poin yang dibutuhkan), dan jangan biarkan miles kedaluwarsa tanpa dimanfaatkan.

7. Gunakan Strategi Pemesanan Split Ticket

Split ticket adalah strategi membeli tiket pesawat untuk perjalanan pulang pergi dari dua maskapai berbeda, bukan dari satu maskapai untuk kedua arah. Strategi ini bisa menghasilkan penghematan yang signifikan, terutama untuk penerbangan internasional.

Contohnya, penerbangan Jakarta ke Singapura dengan maskapai A mungkin murah untuk berangkat tapi mahal untuk pulang. Sebaliknya, maskapai B mungkin mahal untuk berangkat tapi murah untuk pulang. Dengan membeli tiket berangkat dari maskapai A dan tiket pulang dari maskapai B, total harga bisa jauh lebih hemat dibanding membeli tiket PP dari satu maskapai.

Cara menerapkan split ticket: cari harga penerbangan satu arah (one way) untuk berangkat dan pulang secara terpisah, bandingkan berbagai kombinasi maskapai, dan hitung total biaya. Google Flights dan Skyscanner memiliki fitur pencarian one way yang memudahkan perbandingan.

Kelemahan split ticket: jika penerbangan pertama delay dan kamu ketinggalan penerbangan kedua, maskapai kedua tidak bertanggung jawab karena tiketnya terpisah. Untuk mengantisipasi, sisakan jeda yang cukup antara penerbangan berangkat dan jadwal aktivitas di destinasi, serta pertimbangkan membeli asuransi perjalanan.

---

Mendapatkan tiket pesawat murah membutuhkan kombinasi strategi, kesabaran, dan sedikit fleksibilitas. Mulai dari memesan jauh-jauh hari, membandingkan harga di berbagai platform, memilih waktu terbang yang tepat, hingga memanfaatkan miles dan poin loyalitas. Sobat Berbagi tidak perlu mengorbankan impian traveling karena kendala biaya tiket. Dengan menerapkan 7 tips di atas secara konsisten, liburan yang menyenangkan tetap bisa diwujudkan dengan budget yang ramah di kantong. Selamat merencanakan perjalanan berikutnya!

Bagikan:

Artikel Terkait